Salman Al Farisi

Salman Al Farisi juga dikenal sebagai seorang pemimpin yang senang membantu orang yang sedang dalam kesulitan. Suatu hari dia melihat seorang Syiria yang sedang kerepotan membawa barang dagangannya, namun dengan spontan Salman membawakan barang-barang dagangannya itu.
Ditengah jalan di antara anggota masyarakat ada yang mengenalnya dan mengucapkan salam : “ Assalaamu’alaikum yaa Amir “. Mendengar nama Amir disebut, orang Syiria yang ditolong itu kaget bukan kepalang. Dia tidak mengira kalau orang yang membawa barang dagangannya itu adalah seorang Gubernur Negeri Mada’in. Kemudian dengan penuh rasa hormat, orang Syiria itu meminta barang dagangannya untuk dibawanya sendiri, namun Salman tidak membolehkannya dan dia terus saja membawanya sampai ke tempat tujuan.

Ketika Sa’ad bin Abi Waqqash datang ke rumah Salman Al Farisi, dia melihat Salman sedang sedih. “Demi Allah,“ kata Salman kepada tamunya, “Saya bukan takut karena mati atau mengharap kemewahan hidup di dunia ini, tapi saya ingat pesan Rasulullah. Hendaklah bagian masing-masingmu dari kekayaan dunia ini seperti bekal seorang pengelana. Padahal barang yang saya miliki cukup banyak “, kata Salman mengakhiri tangisnya.

“ Bangunan rumah Salman Al Farisi hanya sekedar dapat digunakan bernaung di waktu panas dan berteduh di kala hujan. Jika penghuninya berdiri, maka kepalanya akan terantuk sampai langit-langit dan jika berbaring, maka kakinya sampai ke dinding. Di dalamnya tidak ada perabotan, kecuali sebuah piring untuk makan dan baskom untuk persediaan air. Meskipun demikian, dia tetap saja risau dan menganggap barang-barang yang dimilikinya masih berlebihan“.

Di rumahnya Salman tanpa ragu mengerjakan sendiri pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh pelayannya. Sedangkan rumahnya sendiri sangat sederhana dan tidak mengesankan sebagai rumah seorang Gubernur, namun lebih menyerupai rumah rakyat kecil yang miskin.

Salman Al Farisi akhirnya wafat dalam keadaan bersih dan tidak meninggalkan harta yang berarti, kecuali pesan-pesannya yang terus dikenang lantaran didukung oleh sikap dan sifat hidupnya yang sederhana serta ikhlas, yang sudah sangat jarang ditemukan di dalam kehidupan sekarang ini..

Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah teladan ini..

1 comments:

dian fattah mengatakan...

itu tox para pemimimpin negeri ini yg korup supaya belajar dari beliau......

Posting Komentar

Apa pendapat Anda setelah membaca tulisan di atas?

Artikel Yang Berkaitan

Niadesain.com

Artikel Menarik

arenapromo.com

Nambah backlink gratis, mantab nih

Free Backlinks

Cara mendapatkan penghasilan dari blog.
Space 2 GB, Bandwith 100 GB, Support PHP, MySQL, CPanel.
Melayani pembuatan web toko online/dealer pulsa/support system/reseller/MLM/affiliasi/PPC/iklan. Harga mulai Rp. 75 ribu.
Media promosi terbaru, pilihan tepat untuk menawarkan produk usaha Anda ke berbagai pengunjung website. Super hemat, hanya Rp. 30 ribu/bulan.